Kamis, 27 Januari 2011

PT Liga Indonesia Lakukan Proteksi Dini

JAKARTA, (PRLM).- Untuk menjamin Liga Super Indonesia (LSI) tidak kehilangan asset pemain dan klubnya dari kemungkinan eksodus klub LSI ke Liga Primer Indonesia membuat PT Liga Indonesia (Liga) melakukan proteksi dini.
Liga melakukan komunikasi intensif dengan 15 klub LSI yang saat ini masih tersisa. Presiden Direktur Liga Andi Darussalam Tabussala mengatakan, komunikasi dengan klub tetap dilakukan dan hingga saat ini, menurut dia, semua klub masih berkomitmen untuk tetap meneruskan kompetisi musim 2010/2011. "Ini juga berlaku untuk klub-klub divisi utama. Jadi saya bisa menjamin jika kabar eksodus sejumlah klub itu tak akan terjadi," ujarnya di Jakarta Selasa.
Dalam komunikasi dengan klub LSI dan Divisi Utama, Andi mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada masalah, hingga dia berkeyakinan bahwa tidak akan ada perubahan komposisi tim perserta. "Yang jelas, kami tetap fokus menjalankan agenda sesuai dengan jadwal dan tidak perlu khawatir dengan apa yang akan terjadi," ucapnya.
Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu pihak konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI) mengklami bahwa ada lima klub Liga Super dan satu klub Divisi Utama yang kini sudah mengajukan proposal untuk masuk dalam LPI. Ketiga klub, seperti pemberitaan "PRLM" sebelumnya, yakni Persijap Jepara, Persib Bandung, dan Persik Kediri. Sisanya, tiga klub yang menurut humas LPI Abi Hasantoso sedang di verifikasi yakni Persela Lamongan, Bontang FC, dan Arema FC. (A-161/A-26).***

0 komentar:

Posting Komentar